Paus Leo XIV menegaskan bahwa
perhatian terhadap kaum miskin bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan bagian
tak terpisahkan dari kehidupan Kristiani yang sejati. Hal ini disampaikannya
saat menerima Dewan Direksi Catholic Charities USA, yang merupakan bagian dari
Caritas Internationalis, dalam audiensi di Vatikan.
Tantangan dalam Pelayanan
Kasih
Dalam sambutannya, Paus Leo XIV
mengakui bahwa pelayanan kepada mereka yang miskin dan membutuhkan sering kali
dihadapkan pada berbagai tantangan, baik secara pribadi maupun kelembagaan.
Tantangan tersebut mencakup keterbatasan sumber daya, kesulitan meyakinkan
orang lain bahwa pelayanan sosial adalah bagian esensial dari iman Kristiani,
serta rasa frustrasi ketika tidak mampu membantu semua orang secara maksimal.
Ia menegaskan bahwa Catholic
Charities USA sendiri tidak luput dari berbagai kesulitan tersebut. Namun
demikian, justru dalam situasi sulit itulah umat dipanggil untuk kembali
mendengarkan suara Kristus yang meneguhkan, “Aku menyertai kamu senantiasa.”
Pelayanan sebagai Perwujudan
Kasih Kristus
Paus mendorong lembaga tersebut
untuk terus melanjutkan karya belas kasih Kristus, terutama bagi mereka yang
paling lemah. Pelayanan ini, menurutnya, bertujuan untuk mencari solusi atas
situasi yang tidak manusiawi, meringankan penderitaan individu dan keluarga,
serta membantu mereka yang terbebani oleh kesulitan hidup.
Ia menekankan bahwa motivasi
utama dalam pelayanan haruslah kasih Kristus. Bantuan material yang diberikan
kepada sesama hendaknya selalu disertai dengan kasih yang berasal dari hati
Yesus, karena di sanalah para pelayan akan menemukan makna sejati dan martabat
manusia dihargai.
Kasih kepada Sesama sebagai
Bukti Iman
Lebih lanjut, Paus Leo XIV
mengingatkan bahwa kasih kepada sesama merupakan bukti konkret dari kasih
seseorang kepada Allah. Dalam pelayanan kepada mereka yang membutuhkan, umat
Kristiani tidak hanya membantu secara praktis, tetapi juga berjumpa dengan Kristus
sendiri yang hadir dalam diri sesama.
Sebagai salah satu organisasi
pelayanan sosial terbesar di Amerika Serikat, Catholic Charities USA menaungi
lebih dari 170 lembaga diosesan yang berkomitmen melayani masyarakat melalui
berbagai program kemanusiaan.
Harapan Paskah sebagai Dasar
Pelayanan
Menutup pesannya, Paus Leo XIV
mengajak seluruh anggota organisasi untuk menjadikan harapan Paskah sebagai
dasar dalam karya pelayanan mereka. Kebangkitan Kristus, katanya, membawa
pembaruan bagi segala sesuatu dan menjadi sumber kekuatan untuk terus melayani
dengan setia.
Ia juga menyampaikan doa dan
dukungan bagi seluruh anggota yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut
agar tetap setia dan penuh semangat dalam menjalankan tugas mereka.
Sumber: Watkins, D. (2026,
May 4). Pope: Care for poor difficult but ‘integral part of Christian life’.
Vatican News.