Kembali
Paus Fransiskus: Doa Rosario dan Kedekatan dengan Bunda Maria
Waktu Terbit 03 Oktober 2024
Penulis Rosa Tri Setiani

Paus Fransiskus memiliki devosi yang mendalam kepada Bunda Maria dan selalu mengajak umat beriman untuk mendekatkan diri kepada Maria melalui doa Rosario. Rosario, baginya, bukan hanya serangkaian doa yang diucapkan secara mekanis, tetapi sebuah kesempatan untuk merasakan kehadiran Bunda Maria yang selalu membimbing dan menuntun kita sebagai Ibu penuh kasih. 

Dalam salah satu refleksinya, Paus mengungkapkan rasa kepercayaannya yang besar kepada Bunda Maria dan pentingnya peran beliau dalam kehidupan umat beriman. "Saya selalu berdoa Rosario," kata Paus. "Saya suka merasakan dia dekat karena dia adalah seorang Ibu dan dia membimbing kita." Baginya, Maria bukanlah sosok yang jauh dan tak terjangkau, melainkan seorang ibu yang penuh kasih yang selalu ada untuk anak-anaknya dalam setiap langkah hidup.

Salah satu cerita indah yang sering diceritakan oleh Paus Fransiskus terkait Bunda Maria adalah sebuah legenda yang dikenal sebagai kisah Bunda Maria Pencuri, yang digambarkan sebagai pelindung para pencuri. Menurut cerita ini, para pencuri, meskipun hidup dalam kesalahan, tetap berdoa kepada Bunda Maria. Ketika salah satu dari mereka meninggal, Bunda Maria yang berada di jendela surga memberi isyarat agar ia bersembunyi. Maria meminta agar pencuri itu tidak pergi kepada Santo Petrus, yang mungkin tidak akan membiarkannya masuk ke surga. Namun, pada malam hari, Bunda Maria membuka jendela surga dan membiarkan pencuri itu masuk dari sana.

Meskipun cerita ini merupakan sebuah legenda, pesan yang ingin disampaikan oleh Paus Fransiskus sangatlah dalam: Bunda Maria adalah sosok penuh belas kasih yang selalu berusaha membawa kita kepada Putranya, Yesus Kristus, bahkan dalam kondisi kita yang berdosa sekalipun. Seperti yang dilakukan di pernikahan di Kana, di mana Maria meminta Yesus untuk melakukan mukjizat, dia juga selalu memohon kepada Putranya demi keselamatan kita. "Dia seperti ini dengan Putranya," ungkap Paus. "Memohon kemahakuasaan."

Legenda Bunda Maria Pencuri mungkin terlihat sederhana, namun mencerminkan belas kasih ilahi yang dimediasikan melalui Bunda Maria. Paus Fransiskus, dengan ketulusan hatinya, sering kali menunjukkan betapa pentingnya memiliki hubungan yang hidup dengan Bunda Maria, bukan hanya melalui doa Rosario, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Seperti seorang ibu yang dengan lembut memandu anak-anaknya, Maria juga mengarahkan umat manusia menuju keselamatan dalam Kristus.

Devosi Rosario ini terus menguat dalam hati Paus, dan dengan rendah hati ia mengajak seluruh umat untuk berdoa, memohon rahmat, dan membuka hati kepada Bunda Maria yang setia menemani kita dalam perjalanan iman.

 

Disarikan dari Vatican News

Mungkin Anda Tertarik
Pesan Hari Doa Panggilan Sedunia 2026: Menemukan Anugerah Allah di Kedalaman Hati
Artikel ini merangkum pesan Paus Leo XIV untuk Hari Doa Panggilan Sedunia 2026, yang menekankan bahwa panggilan adalah anugerah Allah yang ditemukan dalam keheningan dan relasi pribadi dengan Kristus. Paus mengajak umat, terutama kaum muda, untuk membuka diri lewat doa, Kitab Suci, dan kehidupan sakramental, serta meneladani Santo Yosef dalam mempercayakan diri pada Allah.
UNICEF Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah karena Anak-Anak Menanggung Dampak Terburuk
Artikel ini menyoroti seruan mendesak UNICEF untuk menghentikan perang di Timur Tengah yang menyebabkan penderitaan besar bagi lebih dari 1,2 juta anak yang mengungsi di Iran dan Lebanon. UNICEF memperingatkan bahwa ribuan anak telah menjadi korban tewas atau terluka, sementara jutaan lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat pengeboman tanpa henti. Ted Chaiban, Wakil Direktur Eksekutif UNICEF, menegaskan bahwa anak-anak kini menanggung beban krisis paling berat, dengan rumah, sekolah, dan fasilitas penting hancur serta kebutuhan kemanusiaan yang jauh melampaui bantuan yang tersedia. UNICEF meminta gencatan senjata segera, perlindungan warga sipil, akses kemanusiaan tanpa hambatan, dan dukungan pendanaan mendesak agar generasi anak yang terdampak tidak kehilangan masa depan.
Paus Leo XIV: Pesawat Seharusnya Membawa Damai, Bukan Perang dan Kehancuran
Dalam audiensi bersama ITA Airways dan Lufthansa Group, Paus Leo XIV menyampaikan apresiasi atas layanan profesional mereka dalam mendukung perjalanan apostolik Paus, sekaligus menegaskan bahwa pesawat seharusnya menjadi sarana perdamaian, bukan alat penghancur di medan perang. Paus menyoroti ironi bahwa teknologi penerbangan, yang seharusnya memajukan kemanusiaan, masih sering digunakan untuk serangan udara yang membawa ketakutan dan kehancuran. Ia menegaskan bahwa rute perjalanan Paus selalu dimaksudkan sebagai jembatan dialog dan persaudaraan, serta mengajak dunia untuk membangun “rute-rute damai di langit.”