Paus Leo XIV menyampaikan
apresiasi kepada maskapai ITA Airways, maskapai nasional Italia, atas
layanan mereka dalam mendukung perjalanan apostolik Paus ke berbagai negara.
Dalam audiensi bersama para eksekutif dan staf ITA Airways serta
perwakilan dari Lufthansa Group, Paus menegaskan bahwa pesawat seharusnya
menjadi sarana perdamaian, bukan alat yang membawa ketakutan dan kehancuran di
tengah konflik bersenjata.
Apresiasi untuk ITA Airways
dalam Misi Kepausan
Hanya beberapa minggu sebelum
perjalanan apostoliknya ke empat negara di Afrika, Paus Leo XIV mengenang peran
panjang maskapai Italia dalam mendukung perjalanan para Paus, mulai dari Paus
St. Paulus VI hingga saat ini. Paus memuji profesionalitas dan dedikasi para
kru yang mampu menciptakan suasana yang tenang dan penuh rasa hormat selama
penerbangan, baik bagi Paus, rombongan, maupun jurnalis yang meliput perjalanan
tersebut.
Menurut Paus, pelayanan tersebut
membantu menjadikan setiap perjalanan apostolik sebagai momen penuh kedekatan
dan persaudaraan, serta memperlihatkan bahwa misi penerus Santo Petrus adalah
hadir sebagai “pembawa damai” bagi bangsa-bangsa.
Pesawat sebagai Simbol Misi
Perdamaian
Paus Leo XIV menegaskan bahwa
penerbangan kepausan adalah simbol kuat dari misi Gereja untuk membangun
jembatan dialog, perjumpaan, dan persaudaraan. Rute perjalanan Paus, katanya,
selalu dimaksudkan untuk menjadi jembatan perdamaian, bukan sumber ketegangan.
Meski begitu, Paus menyayangkan
kenyataan bahwa pesawat juga kerap digunakan dalam konflik sebagai alat
penghancur yang membawa teror dari langit. Paus menegaskan, “Pesawat seharusnya
selalu menjadi pembawa damai, bukan perang!”
Kecaman terhadap Serangan
Udara
Dalam refleksinya, Paus
mengingatkan kembali tentang tragedi pemboman udara pada Perang Dunia dan
berbagai konflik modern yang masih memakan korban hingga saat ini. Paus menilai
bahwa setelah pengalaman memilukan abad ke-20, pemboman udara semestinya sudah
dihapuskan selamanya.
“Teknologi yang seharusnya
menjadi kemajuan justru sering dimanfaatkan untuk peperangan. Ini bukan
kemajuan, tetapi kemunduran,” tegas Paus.
Membangun Rute-Rute Damai di
Langit
Di akhir pesannya, Paus Leo XIV
kembali mengucapkan terima kasih kepada ITA Airways yang terus
mendukungnya dalam tugas untuk mewartakan Injil damai. Dalam situasi dunia yang
penuh konflik, katanya, semakin penting bagi Gereja untuk terus membangun dan menelusuri
“rute-rute perdamaian di langit.”
Sumber: Watkins, D. (2026, 23 Maret). Pope Leo
XIV: Planes should bring peace, not war and destruction. Vatican News.
Link: https://www.vaticannews.va/en/pope/news/2026-03/pope-leo-xiv-ita-airways-papal-journeys-audience.html